Home > Article, Celoteh, Football, Opinon > Filosofi Sepakbola ala Mourinho

Filosofi Sepakbola ala Mourinho

Santiago Bernabeu malam itu menciptakan momen bersejarah bagi klub yang bernama Internazionale Milano.Keberhasilan Internazionale meraih treble winners membuat mereka menjadi Klub Italia pertama yang meraih treble winners.kemenangan selisih 2 gol dalam Pertandingan yang menghadirkan permainan cepat,ketat dan keras antara Inter dan Muenchen membuat klub itu berasil menghapus dahaga mereka selama 44 tahun juara eropa.malam itu pantaslah Diego milito yang layak menjadi bintang karena berhasil membuat perbedaan dalam pertandingan dengan memborong semua gol ke gawang Muenchen.Pemain Inter bermain dengan gaya mereka sendiri seperti yang mereka terapkan sebelumnya, disiplin dan rapat dalam bertahan namun mampu membaca peluang menyerang dengan insting serangan balik yang mematikan.

Tapi,jika berbicara taktik dan gaya permainan Inter selama ini kita tidak bisa lepas dari sosok peracik strateginya yaitu Jose Mourinho. Ya, Pelatih Inter berkebangsaan portugal ini menjadi sosok kunci yang mampu membuat Inter sukses menjalani seluruh agenda musim ini.Ia kembali membuktikan bahwa ia tidak perlu ikut menendang bola di lapangan untuk menjadi bintang satu kesebelasan.Suka atau tidak suka dengan pelatih kontroversial ini, ia membuktikan diri sebagai figur yang lebih bernilai dari pemain bintang di kesebelasan yang ia asuh.

“Sepakbola adalah permainan untuk dimenangkan,” ujar Jose Mourinho.

Filosofinya jelas, memenangkan pertandingan adalah kewajiban. Jose mempraktekkan Sepakbola pragmatis yang luar biasa.Mourinho dikenal sebagai orang yang sangat rinci mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan. Ia dengan jenius mampu menyiapkan tim untuk secara efektif meredam kekuatan lawan dan membaca kelemahan lawan secara maksimal.Ia selalu terlihat siap saat timnya akan berhadapan dengan siapapun, para asistennya selalu siap menyodorkan analitis, gambaran virtual, grafis, visual sekaligus data terkini lawan yang akan dihadapi secara akurat dengan berbagai aplikasi teknologi modern.Di depan para pemainnya, Jose memaparkan bagaimana lawan bergerak sekaligus menjelaskan antisipasi yang dibutuhkan untuk meredamnya.Anak asuhnya dilatih sedemikian rupa seperti mesin yang mulus dan bergerak secara otomatis. Tidak ada sedetik pun jeda pemain kebingungan dengan posisi ataupun tak tahu dengan tugas yang harus dilakukan.mereka bisa menjadi sangat agresif, ketat dan menekan atau menjadi sangat defensif.

Melawan Barcelona di semifinal adalah contoh yang bagus untuk menggambarkan hal ini.

Mengetahui lawan yang kuat luar biasa, bahkan oleh Mourinho diakui sebagai tim terkuat di dunia. Mourinho mengerahkan segenap kemampuan akalnya. Memotivasi pasukannya untuk tetap percaya diri, tidak minder dan tetap menegakkan kepala di hadapan lawan yang memiliki kekuatan raksasa. Kemudian Mourinho dengan penuh percaya diri menerapkan taktik gerilya sambil terus memotivasi pasukannya dan meyakinkan semua prajuritnya bahwa mereka bisa mengalahkan Barcelona, meski seluruh dunia menertawakan keyakinan mereka.

Dengan bekal pemahaman yang baik serta konfidensi tinggi untuk mewujudkan mimpi bermain di Final, jadilah Jose dan pasukannya meredam gerakan trio Seydou Keita, Pedro Busquets dan Xavi Hernandez di lini sentral Barcelona, sekaligus memutus pasokan bola pada Lionel Messi yang ia pahami selalu memulai geliatnya tak jauh dari kotak penalti. Inilah cara yang membunuh Barcelona di leg 1 semifinal lalu.

Di kandang lawan pun mourinho menerapkan taktik yang sama, dengan jeli dia menempatkan pemain dengan posisi yang rapat agar dapat mengunci pergerakan gelandang barcelona dan semaksimal mungkin memutus aliran bola ke lini depan barcelona.Inter dengan sengaja membiarkan Barcelona terus menerus memegang bola,Mereka tidak pernah panik ketika daerah pertahanan mereka dihujani serangan bertubi-tubi oleh Barcelona, tim terkuat di dunia yang diperkuat oleh Messi si penyihir kecil yang selalu membuat orang berdecak kagum melihat kemampuannya.

Lihat bagaimana bahkan seorang pemain depan seperti Eto’o, Milito dan Pandev berlari ke sana kemari tanpa kenal lelah saat bola dikuasai pemain Barcelona.Semua itu adalah bagian dari strategi kejeniusan Jose Mourinho. kenapa? dia menyadari, dengan bermain terbuka dan meladeni barca, maka Inter hanya akan menjadi bulan-bulanan. dan jika hanya menuruti emosi fans, maka Inter hampir dipastikan di lumat Barca dan deposit 2 gol seakan sirna. menyadarinya, Mourinho tetap bersikukuh melakukan pembenahan strategi bertahan dengan menumpuk semua pemainnya di daerah sendiri. bagi Mourinho strategi itu adalah satu-satunya cara untuk inter agar menang.Banyak yang mengecam Mourinho saat itu memainkan permainan negatif dan tidak indah. Kontras total dengan Barcelona. Tetapi banyak pula yang membela Mourinho dengan mengatakan apa yang ditampilkan anak asuh Mourinho adalah keindahan dalam bentuk yang berbeda. Membutuhkan imajinasi yang tak kalah rumit, mengundang risiko yang tak terhingga dan eksekusi dengan konsentrasi tingkat tinggi.

Sepakbola bagi Jose adalah pemahaman pada segala unsur manajerial. Ia memahami psikologi dengan baik, mengerti ilmu manajemen yang diaplikasikan pada timnya, sangat melek teknologi yang membantu para pemainnya bisa dengan cepat memahami apa yang ia inginkan dan yang terpenting….ia juga sangat disiplin.

“Kami terkejut saat selalu menemukan dirinya datang 30 menit lebih cepat dari jam latihan,” ujar Marco Materazzi di hari-hari awal kepemimpinan Jose di Inter Milan.

Lidahnya pun lincah serta pandai mengatur apa yang ia mau. Citra dirinya dibentuk sedemikian rupa untuk terus berlawanan dengan siapapun. Ia memilih untuk memiliki “lawan” ketimbang kawan pada saat kompetisi berjalan “Karena dari sikap kompetitif dan permusuhan akan lahir keinginan untuk terus memenangkan pertandingan,” jelasnya. Maka jadilah ia sosok yang terus “berperang” entah itu melawan sesama manajer, media atau bahkan publik.

Dengan kejeniusan dalam memahami segala sisi sepakbola pantas saja dia mendapatkan prestasi yang setimpal atas hasil kerja kerasnya.Ia mampu menghadirkan trofi – trofi yang memang diidamkan oleh klub yang diasuhnya dan ia merasa itu tanggung jawab besar yang harus dicapai untuk memuaskan para pecinta klubnya.Tak jarang pula dia selalu menorehkan sejarah besar buat klub yang ditanganinya, Porto ,Chelsea dan Inter telah merasakannya. Dan para suporter mereka akan selalu berterima kasih,mengenang dan mencintai sosok pahlawan mereka yang melegitimasi dirinya ini sebagai The Special One….. Mourinho adalah kecerdasan, mental juara, rasa percaya diri, pragmatis dan realistis. Itulah yang membuat dia merasa sangat Istimewa bagi dunia sepakbola.

Mourinho,You are Absolutely The Special One…!

* Saya bukan fans inter milan, chelsea maupun porto ,  tulisan ini disusun hanya untuk mengungkapkan opini pribadi atas kekaguman kepada sosok yang turut memberikan warna tersendiri bagi keindahan sepakbola. referensi tulisan ini didapat dari sini dan sini

Categories: Article, Celoteh, Football, Opinon
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: